Jumat, 30 Oktober 2020

BERSAMA " IDOLA" MIMPI MENJADI PENULIS DI DEPAN MATA

 

  

RESUME BELAJAR MENULIS : BAGIAN 12


Malam hari ini merupakan pertemuan ke-12 dalam pelatihan menulis bersama Om Jay. Seperti malam-malam sebelumnya di pelatihan ini selalu menghadirkan narasumber-narasumber yang luar biasa. Pada malam hari ini Om Jay menghadirkan sosok Ibu muda dengan segudang prestasi. Theresia Sri Rahayu , S.Pd .SD , yang biasa di sapa Cikgu Tere, pengajar di SDN Waihibur Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur. Woww….cukup jauh dari tempat saya berada saat ini.  Cikgu Tere merupakan seorang guru dengan segudang prestasi.  Saking banyaknya prestasi yang beliau raih, sampai tidak bisa saya  sebutkan satu-persatu. Satu di antaranya yaitu sebagai Kreator Artikel terbaik dalam Lomba Bakti Pancasila 2020 dari Kemendikbud.

Pada pelatihan malam hari ini Cikgu Tere mengangkat topic “ Bukan Guru Biasa “ bukan tanpa alasan, Cikgu Tere mengangkat topik ini karena menurut beliau semua peserta yang  mengikuti kegiatan pelatihan belajar menulis malam hari ini adalah guru - guru yang hebat dan luar biasa. Bahkan, layak menyandang predikat, "Bukan Guru Biasa". Menurut beliau, saat ini kita berada dalam masa pandemi. Di mana kita dipaksa untuk beradaptasi dengan segala bentuk perubahan. Dan pada setiap perubahan itu, pasti kita akan mengalami situasi yang tidak nyaman. Akibat dari ketidakbiasaan tadi, banyak guru di luar sana yang memilih untuk menyerah pada keadaan, dibandingkan dengan menciptakan situasi baru atau keluar dari situasi yang dianggapnya tidak nyaman. Hal ini tentunya akan menjadikan situasi pandemi saat ini sebagai sebuah masalah atau bahkan musibah.

            

Namun, tak sedikit juga guru yang justru menemukan berkah di balik musibah. Yang tadinya tidak mengerti dengan pembelajaran daring berbasis teknologi, sekarang sudah piawai menyelenggarakan kelas online. Bahkan bisa mengajari rekan guru yang lain. Yang tadinya tidak bisa menulis buku, sekarang bisa menulis buku. Dan masih banyak kisah sukses lainnya. Cikgu Tere mengisahkan pengalamannya, bahwa pada awal karirnya beliau  merupakan seorang guru yang kebingungan dengan kondisi seperti saat ini. Sampai akhirnya, beliau bergabung dengan grup WA pelatihan belajar menulis gelombang 4 bersama Om Jay. Selama mengikuti kegiatan belajar menulis beliau merasakan dampak positif yang luar biasa, mendapat banyak sekali ilmu pengetahuan dan bekal keterampilan terkait dunia menulis dan tentunya juga menambah banyak teman dari seluruh penjuru Indonesia.

Pada  awalnya , beliau  menulis resume sebagai rangkuman materi belajar seperti yang kita lakukan  saat ini, kemudian menulis artikel untuk lomba, dan bahkan menulis bacaan  untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran. Dan menulis buku untuk berbagai kepentingan. Banyak proses yang dilaluinya  untuk dapat menulis artikel dan bahkan buku. Perlu jam terbang untuk mencegah terjadinya writer blocks, konsistensi, dan kesadaran dari diri sendiri. Beliau senang menerima tantangan yang diberikan oleh para narasumber, seperti Bunda Lilis Sutikno yang menantang agar jadi peresume tercepat dan menulis buku dalam waktu seminggu bersama Prof. Richardus Eko Indrajit dan Penerbit Andi.

Untuk meningkatkan  jam  terbang bagi penulis pemula di sarankan untuk menulis dimana saja , kapan saja, bagaiman caranya dan yang paling penting menulis jangan hanya mengandalkan mood/ suasana hati saja. Menulis harus di niati dan di paksakan. Dalam menulis alurnya harus jelas dan kalimat - kalimatnya rapi sehingga paragraf  menjadi padu dan akhirnya tulisanpun  menjadi enak untuk dibaca karena isinya mengalir.

Cikgu Tere membagikan pengalamannya  dalam menulis buku yang beliau rangkum dengan kata IDOLA.

Ø  I = Identifikasi topik menarik

Ø  D = Daftar semua judul luar biasa

Ø  O = Outline terperinci akan membantu

Ø  L = Lanjut menulis isi bab

Ø  A = Atur layout sesuai permintaan penerbit

Berikut ini adalah beberapa alasan Cikgu Tere mengikuti kegiatan menulis bersama Om Jay :

1.      Melakukan hobi

2.      Mengupgrade skill menulis (bergabung dengan penulis lain, membuat  termotivasi untuk belajar jurus - jurus baru dalam menulis)

3.   Mengekspresikan diri (menulis adalah sarana menuangkan ide atau pemikiran yang sangat produkti)

4.  Jembatan meraih prestasi. (menulis mendatangkan banyak manfaat, di antaranya berbagai apresiasi sebagai bonus dari menulis)

Tips untuk menjadi penulis besar ala Cikgu Tere :

1.      Konsisten dalam menulis di blog atau di media social

2.      Bersikap terbuka dan positif terhadap saran serta kritik dari para pembaca

3.     Berlaku sebagai pembaca tulisan kita sendiri ketika sudah selesai menulis, untuk berlatih objektif. Sehingga tulisan akan tetap terjaga kualitasnya.

Kiat sukses ala Cikgu Tere untuk meraih prestasi (termasuk menerbitkan buku mayor) :

1.      Berpikir positif

2.      Tetapkan target / fokus pada tujuan

3.      Maksimalkan potensi

4.      Miliki mindset pembelajar

5.      Ciptakan lingkungan yang mendukung

6.      Atur waktu seefektif mungkin

Di akhir pelatihan  Cikgu Tere memberikan kesimpulan materinya :

1.      Untuk dapat memantaskan diri menjadi bagian dari “ Bukan Guru Biasa” hendaknya kita selalu melakukan 3 B, yaitu : BELAJAR, BERKARYA, BERBAGI.

Ø  Cari Ilmunya

Ø  Tuangkan lewat karya nyata

Ø  Bagikan karya tersebut hingga dapat menginspirasi orang lain

2.       Menjadi penulis, adalah sebuah jalan yang mulia dan harus kita tapaki penuh keyakinan. Karena menulis itu bukan hanya ajang pembuktian diri namun sebagai jalan untuk berbagi inspirasi dan motivasi bagi orang lain.

 

Salam Literasi…

Salam Guru Hebat Indonesia…

 

 

 


18 komentar:

  1. Resume lengkap. Ditulis menjadi per point. Tampilan blog menarik

    BalasHapus
  2. Mantaap bu resumenya yuknkita jaga semangat kita...

    BalasHapus
  3. Resume yang komplet. Semangat Bu

    BalasHapus
  4. enak sekali saya baca resume ibu..

    BalasHapus
  5. Style menulis resume seperti ini akan sangat memudahkan pembaca untuk menangkap isi tulisannya. Ringkas, padat, dan bermakna. Trm ksh utk resumenya.

    BalasHapus
  6. Resume yang bagus. Tapi ayok kita rapikan tulisan. Itu ada jarak baris yg tidak sama. Mungkin ketika copas tdk di samakan.... Tp no problemo.. Msh bs diperbaiki

    BalasHapus
  7. Very good... Hanya saja ada jarak baris yg tdk sama. Barangkali perlu diedit lgi ketika copas... Sy kadang jg madih spt itu. Ayok semangat belajar bareng

    BalasHapus
  8. Resume yang sangat lengkap, mudah mudahan saya bisa mengikutinya.

    BalasHapus
  9. Resume lengkap, dibuat per poin jadi lebih mudah dipahami,Bu.

    BalasHapus
  10. Resumenya mantap, ditulis perpoint

    BalasHapus
  11. Per poin memang ringkas dan mudah dipahami pembaca. Namun, kekurangannya terletak pada detailnya. Masih dibutuhkan penjabaran untuk lebih memperjelas lagi. Ini bisa dilakukan saat nanti hendak mengubahnya menjadi naskah buku. Tabik. 🙏

    BalasHapus
  12. Untuk komentar isi tulisan saya serahkan pada pak momo, saya lebih senang ke teknis penulisan di blog, akan lebih baik jika setting paragraf di sempurnakan. Punten

    BalasHapus
  13. Tops,, ada spasi yg berubah,, tata ketikan yg heeem perlu dirapikan,, sukses

    BalasHapus
  14. Bu Ning punya gaya....keren. Mhnmaaf, catt sedikit, space indent nya menghabiskan banyak ruang

    BalasHapus
  15. Bapak ibu terimakasih atas masukannya, inshaallah akan saya perbaiki.

    BalasHapus
  16. Mantab, resumenya singkat padat ...

    BalasHapus

KRITIKAN SUMBER KEKUATAN DALAM MENULIS

  RESUME BELAJAR MENULIS : BAGIAN KE 20 Alhamdulillah tak terasa kegiatan belajar menulis bersama Om Jay pada malam hari ini telah sampai pe...